fbpx

Apa Saja Hal yang dapat Membatalkan Puasa?

Puasa di bulan Ramadhan merupakan kewajiban setiap umat Muslim. Kata Arab Sawm secara harfiah berarti ‘menahan diri’. Dalam prakteknya, kerap kali kita melakukan hal yang dapat membatalkan puasa entah itu yang sudah kita ketahui maupun belum.

Puasa adalah hal wajib yang harus dilakukan oleh umat Muslim di seluruh dunia. Jika ia sanggup, dalam kondisi sehat, usia mencukupi, maka ia harus melakukannya dengan baik. Puasa tidak hanya perkara makan atau minum di waktu yang tepat, tetapi juga mengakui imannya di hadapan sesama umat manusia. Meskipun seseorang telah makan dan minum di waktu yang tepat, tetapi bisa saja tidak sah di akhirat.

Hal yang Dapat Membatalkan Puasa

hal yang dapat membatalkan puasa

Menurut Syekh Bakera Sekutu Masjid utama Kigali, ada sembilan hal yang membatalkan puasa, yakni:

Makan dan minum: Jika seseorang makan atau minum sesuatu dengan sengaja, sementara ia sadar bahwa belum waktunya untuk makan maka ia batal berpuasa. Terlepas dari jenis makanan yang dimakan atau jenis minuman apapun, jika ia mengonsumsi sebelum waktunya akan tidak sah.

Hubungan seksual: Hubungan seksual membatalkan puasa, meskipun penetrasi hanya sedikit atau tidak mencapai puncak – puasanya akan tetap batal.

Onani: Jika seseorang yang menjalankan puasa melakukan masturbasi, puasanya menjadi batal tetapi jika air mani dikeluarkan dari tubuh seseorang secara tidak sengaja, puasanya tidak menjadi batal.

Menganggap kebohongan kepada Allah dan Nabi: Jika seseorang yang berpuasa dengan sengaja menganggap sesuatu yang salah kepada Allah dan Nabi, secara lisan atau tertulis atau dengan membuat tanda, puasanya menjadi batal. Karena perbuatan itu tidak diikuti dengan iman. Puasa adalah ibadah yang harus sejalan dengan iman, maka dari itu Anda harus sadar betul makna esensi dari puasa itu sendiri.

Membiarkan debu mencapai tenggorokan: Atas dasar kehati-hatian wajib, membiarkan debu tebal masuk ke tenggorokan membuat puasa batal, baik debu itu halal untuk dimakan, seperti tepung, atau sesuatu yang haram dikonsumsi seperti debu atau bumi. Membiarkan debu tipis masuk ke tenggorokan akan membatalkan puasa.

Haid di tengah puasa. Jika seorang perempuan tetap tidak makan dan minum, melakukan ibadah – tetapi ia mengalami datang bulan artinya puasa yang ia lakukan saat itu tetap tidak sah. Perempan itu harus mengganti hari lain agar puasanya genap 1 bulan.

haid adalah Hal yang Dapat Membatalkan Puasa

Membenamkan kepala ke dalam air: Jika seseorang yang berpuasa dengan sengaja membenamkan seluruh kepalanya ke dalam air, puasanya diketahui batal, bahkan jika bagian tubuhnya yang lain tetap berada di luar air. Tapi tindakan ini tidak membatalkan puasa; itu adalah tindakan Makruh, dan sebagai tindakan pencegahan, harus dihindari. Jika seseorang membenamkan separuh kepalanya ke dalam air sekali dan separuh lainnya pada kali kedua, puasanya tidak terpengaruh.

Muntah: Jika orang yang berpuasa memuntahkan puasanya menjadi batal, meskipun ia mungkin diwajibkan melakukannya, karena sakit. Namun, puasa tidak batal, jika seseorang muntah secara lupa atau tidak sengaja.

Enema: Jika cairan enema diminum oleh orang yang berpuasa, puasanya menjadi batal meskipun wajib diambil untuk kepentingan pengobatan.

Hal-hal yang telah kami sebutkan diatas adalah hal yang dapat membatalkan puasa seseorang dengan cepat. Namun, jika seseorang karena ketidaktahuan sama sekali terhadap aturan, atau karena ketergantungan pada suatu otoritas yang menurutnya asli, tanpa ragu melakukan tindakan yang membatalkan puasanya, puasanya tidak akan batal, kecuali dalam hal makan dan hubungan seksual.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *