fbpx
0813 - 9854 - 3100 masjidpedesaan@gmail.com

Apa Saja Batas Aurat Wanita?

  • Home / Blog / Apa Saja Batas…
Apa Saja Batas Aurat Wanita?

Apa Saja Batas Aurat Wanita?

Batasan aurat adalah anggota suatu badan yang tidak diperbolehkan untuk ditampakkan atau diperlihatkan. Batasan aurat perempuan tidak boleh diperlihatkan kepada kaum lelaki. Di dalam hukum Islam perintah menutup aurat adalah sebuah kewajiban yang harus dijalankan.

Batas Aurat Wanita Menurut Ulama

Imam Nawawi menjelaskan bawah aurat itu sama seperti aib, kurang, dan jelek. Maka beliau mengatakan bahwa aurat wajib hukumnya untuk ditutup dari pandangan manusia.

Ibnu Qasim Al Ghazzi juga menjelaskan bahwa aurat perempuan wajib ditutup dari pandangan kaum lelaki bukan hanya saat melaksanakan ibadah salat saja, akan tetapi dalam di luar salat juga aurat itu harus ditutup kecuali jika dalam keadaan sedang melakukan mandi.

Ulama Syafi’iyah menyetujui pendapat mengenai batasan aurat perempuan muslimah yaitu seluruh badan terkecuali kedua telapak tangan dan wajahnya. Kedua telapak tangan dan wajah tersebut menurut ulama Syafi’iyah bukan merupakan sebuah aurat yang harus ditutup akan tetapi untuk ditampakkan.

Dalam sebagian pendapat, memang beberapa kalangan ulama Syafi’iyah yang menjelaskan bahwa seluruh badan wanita itu merupakan aurat, maka mereka berpendapat bahwa seorang perempuan wajibnya menggunakan cadar. Namun kewajiban dari memakai cadar ini masih diperselisihkan.

Batas Aurat Wanita

Batasan aurat perempuan muslimah saat melaksanakan ibadah salat adalah seluruh anggota badan kecuali wajah dan juga kedua telapak tangan.

Dalam mazhab Syafi’i batasan aurat perempuan adalah telapak tangan termasuk punggung bagian telapak tangan, jari-jari tangan sampai batas pergelangan kedua tangan.

Dari penjelasan itu maka aurat perempuan tersebut, bagian tangan dan kaki merupakan aurat termasuk anggota badan juga. Sehingga kalau bagian yang sudah disebutkan diatas, hanya dibalut dengan baju yang tidak longgar atau ketat, maka itu berarti aurat dari perempuan itu belum lah tertutup.

Aurat Wanita Baligh Disebutkan ada empat yaitu:

1. Antara lutut sampai pusar, seperti saat berhadapan dengan lelaki yang masih mahramnya, atau wanita selain keluarga.

2. Ketika berada dihadapan wanita kafir walaupun hanya satu orang saja, maka perempuan tidak dibolehkan menampakkan aurat seperti keadaan beraktivitas didalam rumah.

3. Menutup seluruh anggota badan terkecuali wajah dan telapak tangan saat melakukan ibadah salat.

4. Seluruh tubuh dapat ditutup kecuali wajah dan telapak tangan, ketika sedang ada laki-laki asing yang bukan mahramnya.

Tujuan ditutupnya batasan aurat yang ada dalam perempuan muslimah adalah untuk menghindarkan dari sifat zina. Karena sifat zina sendiri adalah perbuatan yang tidak disukai oleh Allah SWT. Selain itu juga akan meningkatkan ketakwaan perempuan muslimah kepada Allah SWT karena mematuhi aturan yang dianjurkan dalam Islam.

Kewajiban Menutupi Batas Aurat Wanita

Jadi yang dilakukan perempuan muslim yang memakai hijab akan tetapi berpakaian ketat mulai dari pakaian atas dan celana, yang menunjukkan bentuk tubuhnya mulai dari dada, paha, yang menampilkan lekukan tubuh yang seksi.

Walaupun semuanya tertutup akan tetapi itu bukan berarti sudah menutup aurat, dikarenakan bentuk tubuh masih nampak yang dapat membuat laki-laki tergoda syahwatnya.

Sehingga pakaian yang aman bagi perempuan muslimah adalah menggunakan baju atau gamis yang kemudian ditutup oleh jilbab yang lebar dan panjang sampai menutup pinggang atau bahkan paha, sehingga pakaian tersebut lebih sempurna menutupi lekukan bentuk tubuh yang dapat membuat laki-laki tergoda.

Kemudian bagian pakaian bawah dianjurkan menggunakan rok yang lebar, dan panjangnya sampai menutup kaki. Maka dari itu wajib hukumnya perempuan muslimah berpakaian yang sopan agar batasan-batasan aurat yang sudah ditentukan tidak dapat dilihat oleh yang bukan mahramnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *