fbpx

Apa Saja Batas Aurat Laki-Laki

Batas aurat laki-laki dengan perempuan itu berbeda dengan apa yang diterapkan oleh agama Islam. Para ulama telah bersepakat bahwa batas aurat laki-laki adalah qubul dan dubur serta bagian yang ada disekitarnya juga termasuk kedalam aurat laki-laki.

Pembagian Batas Aurat Laki-Laki

1. Aurah Muhalladzhah atau Aurat Berat.

apa saja Batas aurat laki-laki

Aurat berat ini adalah qubul, dubur, dan bagian sekitar keduanya. Aurat ini wajib hukumnya hanya boleh diperlihatkan dihadapan seorang istri. Pakaian yang menutup tidak boleh disingkap didepan orang lain kecuali saat terjadi kondisi yang darurat.

Adapun kondisi yang tidak diperbolehkan misalnya agar tidak terkena tanah yang becek atau berlumpur, atau saat mandi di kolam, atau melaksanakan keperluan dan hajat lainnya. Akan tetapi jika keperluan dalam kondisi darurat seperti sedang melaksanakan pengobatan maupun operasi atau perkara darurat lainnya, maka diperbolehkan untuk disingkap.

2. Aurah Mukhaffafah atau Aurat Ringan.

Batas aurat laki-laki menurut islam

Batasan aurat ringan ini adalah bagian paha sampai atasnya. Aurat ini boleh diperlihatkan bila diperlukan, namun biasanya dilakukan hanya sekali-kali saja saat ada keperluan atau hajat dan tidak dilakukan menjadi sebuah kebiasaan.

Dengan arti jika keluar rumah memakai celana pendek yang memperlihatkan pahanya, maka ini tidak diperbolehkan karena menjadi pakaian yang digunakan untuk kebiasaannya.

Dalam hadist Anas dan Abu Musa, menyebutkan bahwa penyingkapan paha Rasulullah dengan menyebutkan faktornya. Hal itu mengindikasikan bahwa keauratan paha itu merupakan aurat ringan, akan tetapi hanya boleh ditampakkan jika ada hajat atau karena faktor tertentu, dan tidak boleh ditampakkan secara terus menerus bahkan menjadi sebuah kebiasaan.

Batas Aurat Laki-Laki

Batas aurat laki-laki menurut hadits

Maka dapat disimpulkan, bahwa pendapat yang menjelaskan bahwa paha merupakan aurat adalah suatu kebenaran dan penuh kehati-hatian. Adapun jika orang-orang yang menganggapnya paha bukan sebagai aurat maka akan mengalami kesulitan dalam menentukan batasan aurat dikarenakan paha merupakan bagian tubuh yang panjang dan tersambung.

Namun jika ada yang menganggap bahwa paha bagian bawah dan paha yang dekat dengan selangkangan juga bukanlah suatu aurat, maka pendapat ini juga tentunya merupakan pendapat yang tidak benar.

Batas Aurat Laki-Laki Menurut Para Ulama

Batas aurat laki-laki menurut para ulama

Dikarenakan paha termasuk aurat ringan yang sesuai pendapat dari Imam Malik, Ahmad dan Abu Hanifah dalam salah satu riwayatnya.

Adapun lutut dan pusar, ada dua pendapat ulama yang berbeda pandangan. Riwayat Imam malik, Syafi’i dan Ahmad berpendapat bahwa keduanya bukanlah suatu aurat, namun Abu Hanifah berpendapat bahwa lutut dan pusar merupakan suatu aurat yang harus ditutup.

Seperti dikutip dari perkataan Ustadz Galih Maulana bahwa lutut bukanlah suatu aurat yang harus ditutup. Kalau saja lutut masuk kedalam aurat, maka Nabi Muhammad SAW akan menegur dan menyuruh Abu Bakar As Shiddiq untuk menutupnya.

Maka dari itu berbagai pendapat ulama ada yang sama ada juga yang berbeda mengenai batasan aurat laki-laki. Tinggal bagaimana Anda meyakini mahzab yang diyakini dan kemudian dilakukan. Karena pandapat semua ulama sudah pasti didasarkan dari sumber hadist yang shahih.

Maka dari itu perdebatan mengani batasan aurat laki-laki disesuaikan sesuai mahzab yang diyakini, agar tidak menimbulkan konflik perbedaan pendapat. Pasalnya yang membedakan umat Islam dan umat agama lainnya adalah perintah dalam menutup aurat.

Tentunya sebagai umat muslim yang baik, maka perintah-perintah yang dianjurkan oleh Allah SWT harus dijalankan dan larangan-larangan dalam aurat seharusnya juga dihindarkan dan tidak boleh dilakukan sebagai umat Islam yang patuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *